Warga Graha Indah Mengeluh, Pembukaan Lahan Mangrove, Banjir Semakin Tidak Terkendali

oleh -216 Dilihat

BALIKPAPAN,suarakalima.com
Warga Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara telah menyampaikan aspirasinya melalui kegiatan reses anggota DPRD Kota Balikpapan masa sidang I tahun 2025/2026, dari fraksi partai Hanura Syarifuddin Oddang di Gedung Serba Guna Graha Indah, Senin (20/10/2025) malam.

Reses juga dihadiri organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Balikpapan Utara, Lurah, Ketua Asosiasi LPM Balikpapan Utara, forum UMKM, forum RT, kader pengeran PKK, forum anak, tokoh pemuda serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya Syarifuddin Oddang mengatakan ada beberapa usulan disampaikan oleh warga terkait perbaikan infrastruktur jalan, perbaikan drainase, peningkatan fasilitas fasum dan fasos, kesehatan, pendidikan dan ketersedian air bersih.

Hal ini, harus mengsinkronkan beberapa usulan datang dari warga, disesuaikan dengan kemampuan keuangan pemkot Balikpapan. “Selain infrastruktur jalan, yang sangat memperihatikan adalah permasalahan banjir.

Sebagai anggota Komisi III pihaknya sempat mempertanyakan perijinan pembukaan lahan mangrove seluas kurang lebih 28 hektar dan lahan sudah digarap kurang lebih 17 hektar. Akibatnya apabila hujan turun banjir sudah tidak dapat terkendali.

Sementara itu, warga RT.03 Yamin menyoroti akibat banjir berdampak beberapa bangunan rumah warga mengalami kerusakan. Begitu juga yang dirasakan warga warga RT. 05. Lebih lanjut warga RT.06 meminta drainase segera dilakukan perbaikan agar tidak berimbas kepada warga lainnya.

Selain terkait permasalahan banjir, Ketua RT.52 meminta pemasangan sambungan air bersih sebanyak 30 KK. “Warga perumahan Graha Indah RT.33 meminta segera di realisasikan perbaikan drainase penanganan banjir.

“Hal yang sama juga disampaikan Ketua RT.64 meminta agar perbaikan drainase segera direalisasikan, setelah sekian lama dilakukan pengukuran, tetapi belum juga ada tanda-tanda dikerjakan.

Sebagai anggota Legislator dari daerah pemilihan Balikpapan Utara, dalam waktu dekat akan melakukan pertemuan kepada OPD terkait, dilakukan pemetaan untuk menuntaskan penanganan persoalan banjir dan perbaikan drainase,”Tegasnya.