BALIKPAPAN,suarakalima.com-Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan Belum ada yang mengajukan izin alih fungsi bangunan untuk homestay atau akomodasi lain. Tetapi, yang bertanya-tanya sudah banyak. Sampai sekarang baru sekadar tanya-tanya saja,” berupaya terus meningkatkan PAD pada triwulan pertama untuk menggenjot realisasi capaian Pendapatan Daerah (PAD) yang ditargetkan diangka kurang lebih Rp.1,3 triliun 2025. “Meski terjadi efisiensi anggaran akibat diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 1 2025, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Balikpapan tetap optimis realisasi PAD triwulan pertama dapat tercapai. “Demikian disampaikan Fauzi Adi Firmansyah, di Gedung Parlemen, Senin (2/6/2025).
“Diakunya, bahwa saat ini pihaknya telah melayangkan surat pemanggilan kepada OPD terkait, dalam hal ini Dinas Pendapatan
Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (DPPDRD) Kota Balikpapan untuk digelarnya rapar dengar pendapat (RDP). “Sampai sejauh mana terealisasi PAD untuk triwulan pertama. “Politisi dari Partai Golkar menambahkan semoga saja triwulan pertama diawal 2025 menunjukkan tren positif.
“Anggota Legislator Balikpapan Utara ini, masih optimis potensi PAD dari objek pajak dan retribusi terus bertambah selama proses monitoring dan koordinasi dilakukan secara konsisten dan maksimal. “Ini adalah bentuk komitmen kami dalam melakukan pengawasan terhadap beberapa objek pajak dan retribusi. Harapannya semakin banyak yang terhimpun, semakin besar pula potensi PAD yang bisa dikumpulkan,” katanya.
“Meski begitu pihaknya tetap optimis target PAD 2025 pada triwulan pertama bisa tercapai. Adi juga mengatakan ada upaya dilakukan meningkatkan PAD seperti penagihan pajak dan retribusi daerah. “Disamping itu, memperluas basis pajak dan retribusi daerah serta meningkatkan pelayanan kepada wajib pajak,” jelasnya. (sk-03).





