BALIKPAPAN,suarakalima.com-Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Balikpapan untuk 2024 belum mencapai 100 persen, yang ditargetkan diangka Rp.1,028 Triliun dari angka ditetapkan. “Meskipun demikian, pencapaian PAD 2024 sudah menyentuh diangka kurang lebih 90 persen atau disekitaran kurang lebih Rp.900 miliar. “Pencapaian ini, masih signifikan sampai akhir 2024. “Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Budiono setelah selesai menghadiri ralat paripurna, Senin (7/7/2/2025).
“Lebih lanjut Ketua DPC PDI Perjuangan Budiono menjelaskan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan bersumber dari pajak daerah dan retribusi daerah hasil pengelolaan keuangan daerah. “Dengan capaian ini, OPD terkait dalam hal Dinas Pendapatan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (DPPDRD) Kota Balikpapan dituntut meningkatkan PAD 2025, agar lebih mandiri dalam membiayai pembangunan dan pelayanan masyarakat.
“Budiono juga agar puhak DPPDRD terus mendorong untuk menggerakkan seluruh potensi dan sumber daya, termasuk bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil untuk merealisasikan target penetapan PAD 2025 yang ditargetkan diangka Rp.1,3 Triliun.
“Diakuinya masih ada sumber dapat mendukung pendapatan daerah, sehingga mencapai angka 100 persen. Ini bisa terlihat dari menjamurnya beberapa apartemen di Kota Balikpapan mendongkrak PAD melalui penarikan pajak dan retribusi. “Disisi lain, Budiono tetap optimis PAD 2025 dapat tercapai agar semua pihak melakukan edukasi kepada masyarakat, terkait wajib pajak penerima e-SPPT PBB, agar pembayaran pajak tepat waktu agar memenuhi target PAD 2025 dapat tercapai jelasnya. (sk-03).





