BALIKPAPAN,suarakalima.com-Komisi II DPRD Kota Balikpapan mendorong pemkot Balikpapan melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan sudah saat memberlakukan pembayaran non tunai atau melalui aplikasi Kode Respons Cepat Standar Indonesia (QRIS) untuk masuk tempat wisata pantai Segera Manggar, Balikpapan Timur. “Demikian diucapkan anggota Komisi II Siswanto Budi Utomo di Gedung Parlemen, Selasa (29/7/2025).
“Politisi dari Fraksi Gerindra ini, mengatakan pembayaran non tunai melalui digital membantu untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Karena tidak perlu repot membawa uang tunai untuk masuk spot objek wisata yang dikelola pemkot Balikpapan.
“Disisi lain, menggunakan pembayaran non tunai untuk menghindari terjadi kebocoran dapat menimbulkan permaslahan di lapangan. “Menurutnya selain itu, pembayaran menggunakan digitalisasi retribusi masuk objek wisata dapat mendongkrak penerimaan asli daerah (PAD).
“Diakunya, bahwa Komisi II melalui rapat dengar pendapat (RDP) pernah mengusulkan kepada Disporapar Kota Balikpapan segera menggunakan program pembayaran non tunai yang sudah banyak di digunakan oleh masyarakat Indonesia seperti GoPay, OVO, DANA, LinkAja, ShopeePay, Sekuku (BCA) dan perbankan dibawah BUMN.
“Promosi wisata bukan hanya tentang keindahan alam. Tetapi harus ada kemudahan yang tersedia, untuk layanan pembayaran pengelola tempat wisata. Sehingga ada pilihan bagi warga ingin berkunjung,”Ujar Anggota DPRD dari daerah pemilihan (dapil) Balikpapan Kota ini. (sk-03).





