BALIKPAPAN,suarakalima.com-Pemerintah Kota Balikpapan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2026 yang ditarget sebesar Rp.1,4 triliun lagi gencar-gencarnya melakukan upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Hal ini, mencakup penagihan pajak lebih tegas, melalui digitalisasi sistem layanan dan perluasan objek pajak. Pernyataan ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Yono Suherman, Senin (13/7/2026).
Diakuinya, anggota legislator dari dapil Balikpapan Selatan, target sampai Juni 2026 PAD sudah mencapai hampir 65 persen. Untuk mencapai 100 persen pada akhir 2026, bagaimana Pemkot Balikpapan melalui OPD terkait melakukan pengawasan di lapangan.
Yono juga mendorong bagi pihak wajib pajak perusahaan, pengusaha, tempat restoran, perhotelan dan tempat hiburan komitmen untuk bayar pajak.
Untuk itu, Pemkot Balikpapan melakukan pengawasan serta menilai kegiatan di lapangan meningkatkan diupayakan PAD terus meningkat sesuai dengan target telah disepakati.
Pihaknya tetap optimis PAD 2026 dapat memenuhi target, dengan salah satu syarat bahwa OPD terus melakukan pengawasan.
Jangan hanya duduk di kantor tetapi benar-benar turun langsung ke lapangan. (sk-03).





