Tipu Daya yang Menyesatkan

oleh -218 Dilihat
oleh

Dunia ini kerap membalut kenyataan dengan samar: harta yang menumpuk dan jabatan mentereng sering dijadikan satu-satunya ukuran nilai seseorang. Padahal keduanya hanyalah bayangan yang berpindah, pujian sesaat yang tak berakar di jiwa. Ia memukau mata, tapi tak selalu menyuburkan kehidupan.

Banyak yang tampak megah di permukaan, namun kosong di dalamnya. Sebaliknya, tak sedikit sosok yang tak berkilau harta, tak bergema jabatan — bahkan mungkin luput dari pandangan — namun kehadirannya menenangkan, bicaranya memberi arah, dan perbuatannya dapat diteladani meringankan beban sesama. Ia mungkin tak tampak istimewa di mata kebanyakan orang, tetapi sungguh bermanfaat bagi kehidupan banyak orang.

Dan di sinilah nilai pemahaman ber-Islam mengubah segalanya.

Islam tak sekadar mengajarkan tata cara ibadah — ia membuka mata batin, meluruskan pandangan yang terbalik. Ia mengajarkan bahwa harta hanyalah titipan, jabatan hanyalah amanah, dan kemuliaan seseorang bukanlah dari apa yang ia genggam, melainkan dari seberapa baik ia menempuh jalan yang diridhai Allah SWT.