Budiono Dorong Kendalikan Inflasi, Agar Kebutuhan Pokok Tetap Terjangkau

oleh -251 Dilihat
oleh

BALIKPAPAN-DPRD meminta kepada Pemerintah Kota Balikpapan melalui OPD terkait. Terus mengendalikan harga untuk menjaga inflasi. Meski demikian, angka inflasi tahunan Kota Balikpapan masih lebih baik. Pada akhir September 2026, kondisi masih relatif stabil di angka 3,79 persen,”ujar Wakil Ketua DPRD Budiono, Kamis (8/10/2026).

Menurutnya, penyumbang inflasi,  kelompok pengeluaran utama, naik 14,48 persen penyumbang terbesar, makanan, minuman & tembakau indeks harga 118,25 persen, perawatan pribadi & jasa lainnya indeks harga 127,39 persen dan pendidikan, indeks harga 109,90 persen.

Di samping itu, komoditas pemicu utama, adalah jasa angkutan penumpang melonjak 26,05 persen, transportasi pribadi/bensin naik 15,06 persen, jasa pengiriman barang naik 10,77 persen dan bawang merah & beras, fluktuasi musiman secara bulanan.

Melihat kondisi harga kebutuhan pokok selama September 2026, terpantau cukup baik. Walaupun ada kenaikan tetapi masih bisa terkendali. Namun demikian, harus tetap waspada apalagi Kota Balikpapan, untuk kebutuhan pokok sangat tergantung dengan daerah lain pemasok.

Belum lagi bertambah untuk kebutuhan skalanya cukup besar yaitu untuk Makan Bergizi Gratis (MBG). Budiono juga mendorong Perusahan Daerah (Perumda) Munutung Sukses (PMS) untuk masuk pada sektor pengadaan sembilan bahan pokok untuk memperkuat distribusi bahan pokok mengendalikan inflasi.

Anggota legislator dari daerah pemilihan (dapil) Balikpapan Selatab tersebut, menegaskan pengendalian inflasi harus dilakukan secara konsisten dan memastikan pasokan kebutuhan bahan pokon cukup tersedia serta harga tetap terjangkau.

Dari liputan inspeksi beberapa pasar dan distributor, operasi pasar murah dan pemantauan harga kebutuhan bahan pokok telah mencukupi ketersediannya. Begitu juga dalam penguatan pasokannya,”jelas anggota fraksi PDI Perjuangan ini.