BALIKPAPAN-DPRD Kota Balikpapan mendorong para pedagang pedagang untuk beradaptasi menggunakan digitalasi pasar. Saat ini, peluang pasar digital semakin terbuka dan harus dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku usaha.
Para pedagang dihimbau memahami regulasi serta memastikan legalitas, kualitas, keamanan dan kejelasan informasi produk. Melalui kegiatan tersebut, belajar untuk menyesuaikan dari para pelaku terus bertahan,”ujar Wakil Ketua DPRD Yono Suherman, Selasa (1/9/2029).
Menurut Yono Suherman, meminta kepada para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan para pedagang, harus mengikuti pelatihan pasar digital. Karena pergerakannya mau tidak mau, harus masuk untuk merambah pasar digitalisasi.
Lebih jauh Yono Suherman menambahkan, UMKM dan pedagang ikut bergabung dalam anggota UMKM Balikpapan, agar mendapat pelatihan tersebu. Sehingga dapat diperkenalkan berbagai solusi digital yang dapat mendukung operasional dan pengembangan usaha.
Kehadiran pasar digital melalui fitur diharapkan dapat membantu UMKM dan pedagang mengambil keputusan bisnis yang lebih tepat, terukur, dan berkelanjutan. Di sisi lain, mempermudah dalam pengelolaan keuangan dan strategi pemasaran digital.
Dengan sistem digitalisasi pasar, justru dipermudah dalam melayani pembeli. Lebih jauh lagi, menurut anggota legislator dari daerah pemilihan (dapil) Balikpapan Selatan tersebut, menggunakan pasar digital membuka peluang lebih banyak pembeli, dengan menerapkan sistem jual beli secara online,”jelasnya.





